Jumat, 18 Februari 2022

Refleksi Sore 18 Februari 2022

Mereka sebut ini mula

 

Mereka bilang ini adalah permulaan yang cukup baik

Meskipun kataku ini sedikit terlambat

 

Tidak boleh ada penyesalan atas 3 tahun yang

Berjalan seperti sia-sia

Dan sedikitpun penyesalan atas jalan yang memutar

 

Pemikiran denial yang menghantui tiada faedahnya

Karena jalan di depan mata mulai terbuka lebar

Dan sangat lebar

Seolah-olah aku bisa merengkuh semua isi dunia

 

Tuhan,

Aku hanya berharap

Semoga 2022 ini tidak terlalu sulit untuk dilewati

Biarpun di awal ada banyak kejutan manis, pahit, dan sedikit gila

Aku hanya ingin 2022 adalah permulaan

2022 adalah aku yang terlahir kembali

2022 adalah aku yang hidup lagi

 

Senin, 04 Oktober 2021

Minggu Berbunga-Bunga bagi Para TVN Lovers

 

Oleh : Ayundav3

 

Annyeong Yorobun

Weekend ini tanggal 1 sampai 3 oktober 2021, penggemar serial drama korea dari stasiun TVN sungguh patut berbangga. Sebab stasiun TV yang banyak memproduksi drama korea terhits, dalam dua serial yang paling banyak ditonton akhir-akhir ini yakni Hometown Cha-Cha-Cha dan Yumi Cell’s sama-sama menyuguhkan cerita yang penuh warn- warni cinta yang bisa membuat penonton ikut berbunga-bunga. Lha iya gimana engga? Keduanya menyuguhkan episode kencan para pasangan utamanya. Yang jelas bisa membuat jomblo ngelus dada, alih-alih ikut ketawa-ketiwi sendiri waktu nonton setiap adegannya.

Hometown Cha-Cha-Cha sebuah serial yang menceritakan tentang Yoon Hye-Jin, yang diperankan oleh aktris Shin Min Ah, seorang dokter gigi yang keluar dari klinik tempat dia bekerja dan membuka klinik baru di sebuah pedesaan pesisir pantai yang bernama Gongjin yang bertemu dengan dengan seorang ketua RT ganteng, jomblo, dan tentu saja serba bisa bernama Hong Du-Sik yang diperankan oleh Kim Seon Ho. Membicarakan soal Kim Seon Ho yang namanya melejit dengan dahsyat usai berperan menjadi Han Ji Pyeong dalam drama Start Up bahkan sampai memecah kubu emak-emak pecinta drakor menjadi dua kubu, tentu saja ikut andil dalam membuat serial ini sangat hype dikalangan pecinta drakor, selain karena cerita yang diangkat tergolong fresh dan sangat apik.

Pada pekan ini Hometown Cha-Cha-Cha telah memasuki episode 11 dan 12, dimana dalam episode tersebut bu dokter dan Hong Bajang yang menjadi shipper semua orang mulai berpacaran. Tentu adegan pacaran ini diperankan dengan sangat jelas dan nyata mulai dari yang pacaran secara diam-diam sampai yang terang-terangan bak dakwah Nabi Muhammad. Mulai dari yang pacaran di pinggir pantai, di kedai kopi, di depan klinik, di toserba sampai di kamar turut ditampilkan. Duh kalau sudah adegan seperti ini, jomblo mana yang tidak teriris hatinya dengan pisau tajam. Belum lagi kalau sudah adegan ciuman, Beuh...


Sumber : TVN 

Episode pekan ini juga tak luput menjadi trending twitter, dimana netijen pecinta drakor sibuk mengabadikan tanggapan mereka mengenai episode yang sangat membanggakan ini. Kapan lagi ya, kapal Anda berlayar tanpa pesaing meskipun hanya di drama. Terlebih banyak di antara kalangan penonton yang jadi mengindam-idamkan punya pasangan bak Hong Bajang. Sungguh episode yang membuat penonton bisa berbunga-bunga sendiri saat menontonnya. Begitu juga dengan serial TVN yang tayang pada slot Jumat-Sabtu yakni Yumi Cell’s.

Yumi Cell’s sendiri menceritakan tentang seorang wanita Kim Yu mi yang diperankan oleh aktris Kim Go Eun yang sudah tiga tahun melajang dan Goo Wong, yang diperankan oleh aktor Ahn Bo Hyun seorang pengembang di perusahaan game yang tidak pernah berkencan. Keduanya sama-sama memiliki sel-sel yang turut berperan dalam mengatur kehidupan mereka, ada sel akal, sel emosi, sel lapar, bahkan sampai sel usus dan yang menjadi sel terbaik tentu saja sel cinta. Namun pada pekan ini, yang telah sampai episode ke 5 dan 6 sel nafsu Kim Yu Mi dan sel nafsusaurus milik Goo Wong yang menjadi sorotan utama. Tentu saja ini karena Kim Yu Mi dan Goo Wong telah resmi berkencan pada episode 4 yang lalu.

Tak pelak pada episode ini, penonton sibuk disuguhi adegan romantis Kim Yu Mi dan Goo Wong dengan bermacam-macam kegiatan mereka mulai dari merayakan ulang tahun bersama sampai dengan liburan akhir pekan ke pantai Sokcho. Tentu adegan-adegan dalam episode pekan ini sangat membuat hati para penonton berbunga-bunga bahkan sampai ikut malu tak keruan saat menonton berbagai macam adegan lucu dan agak saru, apalagi saat adegan pesan hotel dengan kamar mandi berdinding kaca, yak kan?. Apalagi di akhir episode ke 6 disuguhi adegan yang itu tuh, berdua di kamar hotel. Namun adegan-adegan itu semua tentu sangat menghibur dan merepresentasikan kehidupan dua insan yang telah lama menjomblo dan akhirnya menemukan belahan hati mereka. Sehingga dapat disimpulkan betapa naifnya dua insan yang sedang jatuh cinta.  


Sumber : TVN 

Eits, tunggu dulu chinggu, jangan terlalu berbangga hati para drakor lovers, ini semua belum berakhir. Seperti kata pepatah, terkadang dibalik kesenangan ada kesedihan. Bisa jadi semua ini hanyalah plot twist belaka dan akan diakhiri dengan sad ending yang tentu saja akan membuat para penonton kepengen misuh-misuh. Agar lebih jelas, kita tunggu saja sampai tamat apakah akan berakhir sesuai dengan harapan kita semua?

Tentu bagi kita para pendukung warga Gongjin dan Kota Sel bersatu, selalu berharap yang terbaik bagi mereka. Aaammmiiinnn…

Sabtu, 04 Juli 2020

Narasi : Covid-19, Harapan dan Komunitas



Ketika awal tahun 2020
Semesta menegur umat manusia
Menciptakan sebuah virus baru
Untuk menyadarkan dan mempersatukan 


sumber : covid19.kemkes.go.id

Apa yang terjadi harus disadari
Bahwa manusia telah tamak dan abai
Merusak bumi dan lingkungannya
Merampas kehidupan liar dan sumberdayanya
Melupakan bahwa bumi juga punya nyawa,
yang sewaktu-waktu bisa merampas nyawa umat manusia

Alam sedang memulihkan diri
Namun menjadi cobaan bagi manusia yang lalai

Berulang kali ujian pandemi terjadi
Pes, Ebola, Sars, dan Mers
Sekarang muncul Covid-19, di era millenium
Sebuah penyakit yang mencekik nafas
Membatasi kebebasan berkumpul
Meruntuhkan ekonomi dunia dan
Memusnahkan kebahagiaan manusia

Saat ini dunia sedang berperang
Melawan musuh bersama
Kecil tapi kuat, tidak terlihat namun ganas
Tidak bisa diajak kompromi, maupun debat dan argumentasi
Hanya bisa dilawan dengan menyatukan umat manusia,
dan seluruh negara dunia

dan apakah kita akan menang?

Riset sudah dilakukan
Vaksin sudah diuji
Namun, tiada yang lebih hebat
Daripada disiplin pada diri sendiri, keluarga, dan komunitas
Menjalankan pola hidup bersih dan sehat
Memakai masker dan hand sanitizer
Menjaga jarak dan tidak berpergian
Begitulah anjuran pemerintah dan para pakar kesehatan dunia

Dengan begitu, kita bisa punya harapan
Bahwa semua ini akan segera berakhir

Apakah kita bisa menang?

Kita akan menang bila kita percayakan,
dan melaukannya bersama-sama


sumber : nasional.kompas.com

Sabtu, 04 Mei 2019

Ketika Tutor Les Privat di PHP, Rasanya Juga Sakit

Oleh : Ayunda Fitri

Jam setengah 4 sore saya termenung sendirian di teras rumah, sudah dandan rapi bawa tas pula tapi mengurungkan niat untuk berangkat. Sebab baru saja saya mendapatkan wa massage yang isinya, Maaf mbak hari ini lesnya libur, diganti minggu depan saja. Benar tebakan kalian, wahai pembaca yang budiman. Saya adalah tutor les privat mapel MIPA untuk SD-SMA.
Ditengah deru gelombang informasi pilpres yang tiada habis dan semakin seru. Ijinkanlah saya menulis sesuatu yang berbeda. Sisi lain dari menjalani profesi sebagai tutor les privat yang tidak pernah diliput media. Sesuatu hal yang sering dilupakan banyak orang. Apalagi ini menyoal tutor les privat yang mana, siapapun presidennya tidak akan berdampak apa-apa. Kok sampai berharap kesejahteraan meningkat, lha wong tarif les naik saja susah dihayalkan.
Mungkin bagi sebagian teman lain yang juga berprofesi sebagai tutor les privat pernah merasakannya. Yakni rasa kecewa, sebel dan sedih yang tak tertanggungkan sebab les dibatalkan mendadak dan sepihak oleh orang tua wali murid maupun si murid sendiri. Alhasil kalau sudah seperti ini, hanya bisa ngedumel, Asyemikkk di PHP bocah cilik. Jadi begitulah pemirsah, fenomena PHP tidak hanya melanda dunia online shop saja tetapi juga banyak ditemukan di dunia les privat.
Ngedumel itu bakal lebih parah kalau pembatalan sepihak dilakukan 5 menit sebelum sang tutor les berangkat. Karepe ki piye lho… padahal untuk membuat si murid mendapatkan jadwal les hari itu saja harus menggeser dan menolak murid-murid yang lain. Kan sakit juga diginiin… sebenarnya beberapa bimbingan belajar tempat tutor-tutor bernaung banyak yang menerapkan pembatalan maksimal 3 jam sebelum les dimulai, jika pembatalan dilakukan sangat mepet dengan jadwal les maka tetap dikenakan membayar separuh harga atau bahkan penuh. Tapi ya, emang orang tua murid pasti tidak mau tidak les tapi tetap bayar. Kadang disini saya juga merasa empati dan tidak tega dengan orang tua murid, tapi kok ngeselin juga ya.
Saya sering mendapati kejadian PHP itu, bahkan saya pernah menunggu si murid di tempat les selama satu jam namun si murid tidak kunjung datang. Memang begitulah tantangan yang harus dihadapi oleh tutor les privat sebab berjalan di lembaga non formal yang sering diremehkan orang. Di satu sisi tekanan pendidikan yang semakin sulit dan PR yang semakin banyak membuat orang tua harus mencarikan tutor les privat untuk anaknya namun tidak kunjung mendapatkan tutor. Di sisi lain terdapat banyak penipuan yang mengatasnamakan les privat yang memanfaatkan orang tua wali murid dengan membayar di awal namun tutor tidak pernah datang ke rumah. Di sisi lain lagi, ada banyak tutor les yang rajin datang namun ternyata setelah sampai di TKP les dibatalkan tanpa pemberitahuan terlebih dulu. Disini saya merasa sedih.

sumber gambar : pontianak.tribunnews.com

Memang menjalani profesi sebagai tutor les privat baik dibawah naungan lembaga maupun menjalankan sendiri harus banyak bersabar tidak ubahnya tutor di sekolah. Semakin hari profesi tutor les privat semakin dibutuhkan terlebih dengan adanya full day school dan penerapan kurikulum 2013 menjadi tantangan yang sangat besar sebab waktu mengajar les privat semakin sempit dan beban mata pelajaran semakin sulit. Kemampuan manajemen waktu sangat diperlukan, terlebih pintar membawa diri agar tidak ada pihak yang dirugikan. Lebih penting lagi, menjaga diri agar tidak rawan di PHP oleh pihak mitra. Pada bagian ini, menjadi tutor les privat harus pintar dalam memilih murid dan orang tua murid yang potensial serta tidak njengkeli. Termasuk yang rajin dan tidak mudah PHP pada tutor.
Setidaknya dengan tidak membatalkan les privat dengan mendadak, sudah membuat tutor les privat tidak ngedumel dan dihargai. Daripada ujung-ujungnya murid yang sudah nyaman belajar dengan si tutor tapi tutornya berhenti mendadak. Dengan alasan, sudah tidak sanggup di PHP terus dan berganti pekerjaan yang menghasilkan gaji secara pasti-pasti saja.

Selasa, 16 April 2019

Tanggapan terkait Film Sexy Killers


Film Sexy Killers, Sebuah Ajakan Untuk Lingkungan.

Oleh : Ayunda Fitri

Akhir-akhir ini publik semakin marak membicarakan film Sexy Killers. Siapa yang tidak tahu Sexy killers?. Film dokumenter berdurasi 1 jam 28 menit itu bercerita dengan sangat seksi, mengambil sudut pandang lain dari isu energi kotor, yakni Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan industri batu-bara. Sexy Killers telah ditonton oleh 9500 penonton dalam 3 hari setelah diunggah melalui laman you tube Watchdoc Image, rumah produksi yang menaungi pembuatannya.
Pengunggahan film Sexy Killers di laman you tube yang dapat diakses dengan mudah dan gratis semakin menggemparkan sebab diunggah beberapa hari menjelang pemilu serentak 17 April 2019. Dalam filmnya, diceritakan bagaimana oligarki tambang bekerja dan lingkaran hitam pengelolaan batu-bara yang secara langsung maupun maupun tidak langsung menyeret nama-nama yang bakal dicoblos warga Indonesia pada pemilu serentak tersebut. Terutama pada calon presiden dan wakil presiden dari kedua paslon yang ternyata turut terlibat dalam lingkaran hitam industri batu-bara dan energi di Indonesia. Banyak pro dan kotra yang muncul, terutama isu ajakan untuk menjadi golput pada pemilu serentak karena kecewa dengan paslon-paslon yang berkompetisi.
Aksi golput setelah menonton film Sexy Killers tentu bukan perbuatan yang bijak. Film tersebut tidak dimaksudkan untuk membuat publik menjadi marah kemudian tidak memilih. Film itu justru harus membuat publik menjadi marah dan menuntut. Menuntut keadilan misalnya, menuntut penyelesaian masalah terutama pada korban batu-bara serta PLTU, dan menyatakan kepada negara untuk melaksanakan pembangunan secara lebih manusiawi, yang berkelanjutan, bukan atas nama proyek dan keuntungan pihak tertentu yang selama ini seenak udelnya mengeruk bumi Indonesia. Merekalah yang sesungguhnya merusak alam Indonesia, terlebih tanpa tanggung jawab lingkungan dan sosial. Mereka mendapatkan keuntungan besar dengan memaksakan ongkos lingkungan yang sangat murah. Mereka mengeruk tapi tidak menutup lubang bekas tambang.
Banyak influencer yang juga mengupload tanggapan terkait film ini, salah satunya stand up komedian Kemal Pahlevi dalam akun you tubenya yang mengajak untuk tidak golput. Selain isu pemilu, tentu ada banyak isu lain yang harus dibahas dan digalang dukungannya kepada publik yang telah menonton film Sexy Killers, seperti dukungan terhadap penolakan energi kotor batubara, moratorium ijin pertambangan batu-bara, penolakan pada proyek PLTU baru, penggalakan penggunaan energi baru terbarukan (EBT), perlindungan terhadap korban PLTU dan tambang, serta isu lingkungan yang paling tidak tenar namun sulit diselesaikan, penutupan lubang tambang.
Penutupan lubang tambang sendiri telah diatur dalam berbagai undang-undang dan menjadi salah satu poin penting terbitnya ijin pertambangan. Penelitian terkait penutupan lubang tambang melalui teknik reklamasi dan rehabilitasi lahan banyak dilakukan. Teknologi reklamasi setiap tahunnya diuji untuk menghasilkan teknik yang efektif dan efisien oleh para pakar dan praktisi dari perusahaan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Namun, seperti yang telah disebutkan dalam film sexy killers, pelaksanaan reklamasi untuk menutup lubang tambang membutuhkan ongkos yang sangat besar. Mengutip dari jurnal yang ditulis Syamsu Eka Rinaldi dari Balai Penelitian Teknologi Konservasi Sumberdaya Alam Tahun 2016, ongkos reklamasi lahan pascatambang batu-bara mencapai Rp. 32 Juta – Rp. 39 Juta setiap hektarnya. Itulah mengapa energi batu-bara seolah-olah menjadi energi yang murah, sebab tidak perlu mengeluarkan ongkos penutupan lubang tambang demi mengeruk kekayaan.

sumber gambar : banjarmasin.tribunnews.com



Menurut laporan Jaringan Advokasi Tambang (JATAM), sampai dengan November 2018, lubang tambang di Provinsi Kalimantan Timur saja telah menelan korban sebanyak 30 Jiwa. Hal tersebut dikarenakan banyaknya lubang tambang yang tidak direklamasi dan berlokasi di dekat pemukiman warga. Seharusnya tambang yang baik tidak perlu sampai memakan korban jiwa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Fakta yang terjadi, justru malah semakin menyengsarakan masyarakat karena perampasan ruang hidup baik secara langsung maupun perlahan. Namun yang pasti penyengsaraan itu terjadi secara sistematis berkat birokrasi dan pemerintah yang tidak pro rakyat, ijon politik, ongkos politik yang mahal dan kerakusan segelintir konglomerat serta para kroninya, menciptakan oligarki tambang dan lingkaran hitam industri batu-bara.
Pada saat tulisan ini selesai ditulis, mungkin sebagian kita telah datang untuk menggunakan hak pilih atau terlanjur golput. Seperti kata penyair, yang terjadi biarlah terjadi, yang berlalu biarlah berlalu, pemilupun akan berlalu. Tinggalkan tagar #2019gantipresiden ataupun #2019tetapjokowi. Mari membuat tagar baru seperti #2019stopenergikotor, #2019tutuplubangtambang, atau #2019dukungebt, serta bergerak menggalang dukungan untuk keadilan lingkungan. Film Sexy Killers tidak mengajak untuk golput, namun mengajak untuk sadar dan mulai berperan. 




Sabtu, 08 September 2018

Menggalaukan De’e Lewat Lagu-Lagu Topik Sudirman


"Tinimbang raimu, atimu luwih ayu, marai aku kesengsem ngobo-njero"
itulah penggalan lirik lagu yang mengungkapkan tentang De'e. lirik tersebut sangat pas saat menggalaukan Dee

 Membicarakan soal cinta adalah suatu hal yang tiada habisnya. Mulai dari berbunga-bunganya jatuh cinta padanya, dag-dig-dugnya nembak si dia, indahnya menjalani hubungan sehari-hari dengannya sampai sedihnya diputusin dia. Dia, ya itu dia, si doi, dalam bahasa jawa dikenal dengan istilah De’e, merupakan kosakata yang penuh dengan romansa, kenangan dan kegaulauan. Dalam dunia cinta, apa sih yang lebih menarik selain menggalaukan De’e.

Foto by youtube


     Topik Sudirman bukan musisi terkenal di kancah nasional, namun merupakan musisi indie dari Kota Solo yang menekuni dunia musik semenjak kuliah. Lewat band kampus yang digawanginya, Fisip Meraung. Topik Sudirman banyak menuaikan karya-karya musik yang aneh bin nyata lewat lagu-lagu Fisip Meraung yang kocak, menghibur dan sedikit ngeselin. Selain, berkarya lewat Fisip Meraung, Topik Sudirman juga solo karir dengan lagu-lagu yang agak berbeda dan bertemakan cinta. Lagu-lagu yang pas untuk menggalaukan De’e.
     Lagu yang dibawakan Topik Sudirman merupakan lagu dengan lirik yang disampaikan dalam bahasa jawa. Selain bisa nguri-nguri kebudayaan bahasa jawa, lirik-lirik lagunya juga sangat pas mendukung suasana galau pendengarnya. Disajikan dengan rekaman indie dan video klip yang anda bisa tonton melalui channel youtube Topik Sudirman. Ada tiga lagu yang mengungkapkan kegalauan pada De’e yang merupakan paket lengkap kegagalan perjalanan cinta yang tidak terbantahkan. Ketiganya secara berurutan adalah Cah Ayu, Piyambakan dan Gusti Mboten Sare.

·       Cah Ayu

Foto by youtube


Lirik lagu cah ayu menceritakan seorang laki-laki yang begitu mengagumi seorang gadis cantik, si De’e, yang sering dia temui di bus. Lambat-laun si De’e menjadi cinta dalam diamnya, meskipun laki-laki itu tau bahwa dia tidak akan dapat memiliki De’e karena si De’e sudah dimiliki oleh orang lain. Laki-laki itu memanggil De’e dengan sebutan cah ayu yang berarti gadis cantik.
Laki-laki tersebut ingin menjadikan De’e sebagai pacarnya namun dia merasa tidak pantas apabila bersanding dengan De’e. Dia menyamakan dirinya hanya seperti karak atau nasi kering yang sewaktu-waktu dapat remuk karena terinjak, serta mengungkapkan kerendahan dirinya dalam lirik “Pancen kowe ayu, aku ora bagus, ora tau adus, ambune prengus” artinya memang kamu cantik, aku tidak tampan, tidak pernah mandi, berbau prengus – berbau prengus (bau yang seperti bau kambing). Meskipun begitu laki-laki tersebut menyampaikan bahwa cintanya sangat tulus dan sungguh-sungguh, tidak seperti mantannya De’e yang bodoh yang pernah meninggalkan De’e sesuka hati.
Kesan yang dapat diambil dari lagu ini adalah betapa tulus dan kuatnya si laki-laki mengagumi De’e meskipun hanya dalam diam. Karena De’e telah mampu membuatnya “kesengsem njobo njero” – mencintai luar dalam. Seperti caption Topik Sudirman dalam chanelnya, lagu ini merupakan motivasi bagi kamu yang mengelukan tentang pengorbanan cinta dan sedang meragukan perasaan pasanganmu. Lagu ini mengajarkan untuk tidak takut dengan akhir dia yang pergi. Lagu ini juga cocok kamu dengarkan ketika kamu sedang kangen dengan De’e. 

·       Piyambakan

Foto by youtube

Gimana sedihnya jika De’e mengajakmu putus karena selama ini dia merasa udah nggak kamu pedulikan lagi? Tentu kamu akan sangat sedih dan menyesal karena ternyata selama ini kamu selalu sendirian. Padahal kamu merasa selama ini selalu bersama-sama dengan De’e, tapi ternyata tidak. Dan kamu baru menyadarinya ketika De’e mutusin kamu?
Makna percintaan seperti itulah yang ingin disampaikan oleh Topik Sudirman lewat lagunya yang berjudul piyambakan. Piyambakan adalah sebuah kata dalam bahasa jawa halus atau krama yang berarti sendirian. Dalam lagu disebutkan bahwa tokoh utama sejatinya selalu sendirian kemana-mana terlebih setelah diputuskan oleh De’e atau mantan pacarnya, padahal tokoh utama belum ikhlas dengan kepergian De’e. Tokoh utama menyampaikan bahwa hati dan raganya masih milik De’e meskipun De’e sudah menjadi milik orang lain.
Lagu ini bisa dinikmati dengan official video klipnya yang berkonsep movie video dan dilengkapi adegan-adegan serta percakapan antara tokohnya yang membuat lagu ini semakin greget. Mendengarkan dan menonton video klip lagu ini saat sendirian atau saat putus cinta akan membuat kamu jadi tambah ngenes, menyesal dan nangis bawang bombay. Jika ini terjadi, jangan lupa siapkan tissue untuk mengelap air mata dan ingusmu

·         Gusti Mboten Sare

Foto by youtube


Gusti mboten sare (Tuhan tidak tidur) merupakan suatu refleksi yang pas untuk semua kalangan dan tidak hanya terkait soal percintaan, namun pada semua lini kehidupan. Lagu ini mengungkapkan kedewasaan dalam menjalani dan memaknai hidup yang serba tidak adil serta memotivasi untuk selalu percaya dengan adanya Tuhan. Pesan terbesar yang disampaikan dari lagu ini adalah janganlah jatuh dan terpuruk hanya karena suatu penghianatan, karena sesungguhnya memang benar, Tuhan tidak tidur.
Lagu ini mengisahkan penghianatan seorang kekasih, De’e, terhadap pasangannya (tokoh utama).  Pada saat semua itu terjadi, tokoh utama hanya bisa membatin bahwa Tuhan tidak tidur dan akan membalas semua perbuatan De’e atas apa yang telah De’e lakukan. De’e menertawan tokoh utama ketika jatuh dan meninggalkan tokoh utama ketika sedang hancur, padahal dulu mereka berdua merupakan pasangan yang saling menyayangi dan tokoh utamapun banyak berkorban demi De’e. Sangat ngenes kan? Betapa kejamnya seseorang yang tidak pernah sadar akan pengorbanan orang lain, seseorang yang telah melupakan hakikat dirinya dan membuang orang yang tulus padanya serta betapa sedihnya luka penghianatan. 
Dalam channelnya, Topik Sudirman menuliskan caption, single Gusti mboten sare menegaskan bahwa semua yang kita lakukan pasti ada balasannya entah sekarang atau nanti, entah itu positif atau negatif. So, bagi kamu yang baru saja mengalami hal yang sama dengan si tokoh utama. Coba saja dengarkan Gusti mboten sare ditengah-tengah renunganmu. Pasti kamu akan memiliki kekuatan kembali untuk tegak dan tegar menjalani hidup, karena semuanya sudah kamu pasrahkan pada Tuhan. Maka tak perlu lagi menyimpan amarah dan dendam akibat penghianatan, lupakan, berjalanlah seperti biasa, karena sesungguhnya Gusti Mboten Sare.

 Itulah tiga lagu yang sesuai untuk menjadi teman menggalaukan De’e. Selain menggalau lewat lagu-lagu ini juga dapat belajar banyak hal dan mendapatkan banyak pesan kehidupan. Nah untuk lirik lengkap ketiga lagunya, akan saya posting di tulisan berikutnya. Semoga postingan kali ini bermanfaat.


Ditunggu kritik dan saran yang membangun
Fast respon bisa langsung ke Ayundav3@gmail.com

Curhatan Edisi Bahasa Jawa

Nyatane Aku Durung Siap Bali

(Curhatan anak ragil saka gunung desa)


Saupama aku curhat ning kene ora apa-apa ta?
Crita iki mung kanggo nyampekake apa sing dadi pamikirku lan apa sing dakrasa. Dadi  mahasiswa tingkat akhir sing wis “kadaluarsa” alias sedhela maneh lunga saka kampus, amarga wis wayahe wisuda dadi sarjana. Ingatase kabeh sing ngalami iku bakal semedi lan mikir, apa awake dhewe kabeh iki bener-bener wis siap bali?
Bali ngendi? Ya sing paling cetha bali kampung, mulih ngomah menyang wong tuwane dhewe-dhewe.
Wektu patang nganti limang taun kuwi itungane ra sedhela kanggo kuliah (yen ora andang lulus ya pitung taun). Sawetara pirang-pirang taun kuwi kudune wis ngerasakake kepenak urip menyang kutha. Ora perlu kutha sabrang kulon kana, kutha kene wae kaya sing daknggoni, Solo, Jogjakarta lan Semarang. Ngrasakake kutha sing reja, transportasi gampang, wifi lancar, lan kebutuhan sembarange kepenak. Tur babagan golek pegawean sing mbutuhake ijazah sarjana, luwih gampang iya menyang kutha. Nanging saiki aku mikir, apa bisa ya aku nglakoni urip kepenak upama aku bali desa?
Apamaneh, upama aku sida bali desa, aku arep ngapa?

Foto by gempursafar.blogspot.com

Kuwi sing dadi tetenger perkara mahasiswa “kadaluarsa” kaya aku iki.
Nyambung perkara bali, mesthi antarane kowe-kowe kabeh ana sing dadi anak ragil. Dadi anak keri dhewe, duwe kakang lan/utawa mbakyu, mesthi bakale krasa digandholi bapa biyungmu. Anak ragil iku kasunyatane ngenes, utamane ing wayah saiki, wis amen dikon bali omah kat durung ketara “hilale” lulus sarjana. Alasane mung siji, nggo njagani bapa biyunge ingkang sampun sepuh yuswane.
Pamikirku, anak ragil iku dudu wegah tur ora gelem, nanging sing kudu dingerteni nggo kowe kabeh, anak ragil iku duwe kapengenan isa nyambut gawe menyang kutha kayata kakang mbakyune. Pepengenan iku mesti ana ta? Apamaneh wis duwe ijazah sarjana lho…



Foto by wikipedia 

Asline, anak ragil sing kreatif mesthi bisa survive ning desa sing minim banget pegawean kang mbutuhake ijazah sarjana. Senajan mangkono, nanging kowe kabeh kudu ngerti, kepiye yen upama langsung bali desa tanpa duwe pengalaman lan modhal? Modhal niat thok oke, pancen bisa, nanging yen ora nduwe modhal bandha, pengalaman lan pergaulan, bakale tetep ora mlaku apa pangarepane ana desa. Senajan, ora kabeh perkara kudu diaji modhal bandha.



Foto by jitunews

Ing jaman sing tansaya maju ngene iki, sarwa ora pesthi tur ekonomi angel (kandhane geng sebelah krisis ekonomi, US$ mundak, rakyat saiki susah), kuwi awake dhewe sing dadi generasi muda kaum mahasiswa “kadaluarsa” saktenane kudu sinau manajemen keuangan pribadhi wiwit awal. Amarga wis dadi budaya kat biyen, wis lulus iku padha karo sampun boten saged salaminipun ngathung dhateng tiyang sepuh.
He, he, he…
Ngertiya, golek gawean lan mbangun usaha kuwi mesthi butuh modhal finansial lho. Ora usah dakreka, mangga direka dhewe.
Dadi piye cah, rek, kanca, dulur? Apa awake dhewe kabeh saktenane wis siap bali? Aku dhewe isih kepengen dumunung ning kutha, ora ngerti setaun, rong taun, apamaneh nganti limang taun suwene. Sedyaku arep golek modhal dhuwit, ketrampilan, pengalaman lan pergaulan sing sesuk mesthi bisa dakgawa yen tiba wayahe aku bali desa. Kuwi kabeh kanggoku dadi ikhtiyar, kareben wayah aku bali desa aku bisa mandiri, senajan wong tuwa mesthi ana sambat, nesu, mutung, ora ngewehi restu lan sapiturute.  
Lek kowe kabeh kepiye cah…? 

Ide dan penulisan awal oleh : Ayunda Fitri UM
Review tata bahasa dan kosakata oleh : Suprayitno Fitra BP
Motivasi dan Promosi oleh : Bunga Astana

Ditunggu kritik dan saran yang membangun
Fast respon bisa langsung ke Ayundav3@gmail.com atau wa bit.ly/chatayundav3